Antonio Conte Inter Milan

Antonio Conte membuktikan sikap disiplinnya, ketika memimpin sesi latihan Inter Milan. pada Senin (8/7/2019). Conte menetapkan sesi latihan Inter Milan berlangsung tertutup tanpa ada absensi suporter dan media.

Conte yaitu pelatih yang suka menjaga privasinya. Dia diketahui jarang mengakrabkan diri dengan para wartawan dan hanya berdialog seperlunya yang bersifat teknik.

Dia minta staf Inter Milan untuk memasang penutup ketika timnya menjalani latihan. Tak ada yang boleh menyaksikan sesi latihan hal yang demikian.

Malah, Conte minta manajemen untuk mengusir jurnalis TV yang mengambil gambar dari kamar apartemen yang berada di wilayah Appiano Gentile. Conte memperlihatkan keseriusannya untuk meningkatkan performa Inter Milan pada musim mendatang.

Conte telah menyatakan kalau kedisiplinan itu betul-betul penting untuk sebuah tim sepak bola. Sebab itu dapat menjadi kunci keberhasilan klub hal yang demikian.

Conte juga berulang kali mengingatkan buah hati asuhnya untuk tak bersikap egois dan mengutamakan kepentingan tim. Conte tak berharap para pemain hanya bertujuan untuk meningkatkan tren secara individu.

Inter Milan akan menjalani tur pramusim ke Asia. Mereka dijadwalkan menghadapi Manchester United di Singapura pada 20 Juli mendatang.

Keinginan Antonio Conte untuk Pemain Inter Milan

Antonio Conte, menuntut agar pemain Inter Milan lebih konsentrasi pada kesuksesan tim alih-alih mengejar tren individu.

Menginfokannya 90min, Jumat (8/7/2019), pelatih asli Italia hal yang demikian berharap seluruh pemain mengikuti Samuel Eto’o. Menurutnya, Eto’o yaitu model yang pantas dijadikan rujukan kalau berharap paham dan belajar arti loyalitas tim.

“Eto’o yaitu seorang striker, melainkan dia rela mengorbankan dirinya demi tim. Perbandingan dalam gagasan perjuangan ada di sana. Saya mencari pemain yang memikirkan perihal ‘kami’ dan bukan ‘saya’,” tulisnya Antonio Conte melalui halaman Twitter Inter Milan.

Wajar saja kalau mantan pelatih Chelsea ini menuntut hal besar pada skuat besutannya. Misi Conte juga besar musim ini. Dia berharap menggulingkan superioritas Juventus yang berhasil memboyong delapan gelar kampiun Serie A secara beruntun.

Tapi, mencari pemain dengan mental kerjasama tidaklah gampang. Biasanya, pemain baik akan lebih suka mengukir prestasi demi kepentingannya sendiri.

Tapi Conte masih punya peluang. Bursa transfer Italia masih berlangsung hingga permulaan Setember 2019. Dia masih dapat mengerjakan pendekatan dengan pemain yang pantas dengan strateginya musim depan.

“Kami akan punya waktu untuk saling mengenal. Pasar berlangsung hingga permulaan September, saya minta ketersediaan seluruh orang. Saya berharap orang-orang yang berdaya upaya seperti kita. Jikalau beberapa pemain tak pada panjang gelombang saya, tak masalah, kita akan tetap menjadi sahabat, melainkan pilihan lain akan diambil,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *