philippe coutinho

Philippe Coutinho, pemain termahal dalam sejarah Barcelona, tengah bersiap bergabung dengan Bayern Munchen sebagai pemain pinjaman selama satu musim. Karier Coutinho berbelok ke arah yang tidak dia harapkan.

Januari 2018, Coutinho datang ke Camp Nou dengan ekspektasi tinggi. Dia diharapkan bisa mengisi lubang yang ditinggalkan Andres Iniesta.

Alasan Barca memilih Coutinho dapat dipahami. Bagaimanapun, setahun sebelumnya, Coutinho merupakan pemain terbaik yang mengenakan kostum Liverpool. Transfer ini kontroversial, Liverpool merasa dipermainkan Barcelona.

Kini, Liverpool boleh jadi pihak yang cukup senang dengan perjalanan Coutinho.

Coutinho dalam Angka
Bagaimanapun, Coutinho tidak bisa menggunakan dalih \’tidak mendapatkan kesempatan bermain\’ di Barcelona. Gelandang Brasil ini sudah bermain 76 kali sejak tiba – termasuk yang paling banyak.

Selama satu setengah musim, Coutinho hanya mencetak 21 gol. Jelas jauh di bawah Luis Suarez (40 gol) dan Lionel Messi (71 gol). Juga, sebagai gelandang, Coutinho hanya mampu menciptakan 11 assists.

Barcelona tetap Barcelona. Tanpa Coutinho, permainan Barca tetap sebaik biasanya. Coutinho \’terbantu\’ meraih dua trofi La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Supercopa de Espana.

Kekecewaan Barcelona
Kemampuan Philippe Coutinho boleh jadi masih luar biasa. Dia dianggap bisa tampil reguler di beberapa klub besar Premier League atau liga top lainnya. Hanya, Coutinho memang tidak cocok dengan Barcelona.

Semasa membela Liverpool, Coutinho bebas bergerak di wilayah sepertiga akhir. Dia doyan mengisi ruang kosong di belakang striker. Pada posisi inilah permainan Coutinho mencapai puncaknya.

Sayangnya, Coutinho tak bisa melakukan hal serupa di Barcelona. Selama ada Lionel Messi, Coutinho hanya akan jadi pemain yang terpinggirkan. Dia lebih sering bermain di posisi penyerang sayap.

Barcelona mengeluarkan 142 juta euro untuk Coutinho usai bernegosiasi alot dengan Liverpool. Namun, pemain yang diperjuangkan itu hanya bisa mencetak 21 gol dan 11 assists. Kekecewaan Barcelona dapat dipahami, melepas Coutiho ke Bayern jadi pilihan terbaik.

Kekecewaan Barcelona
Kemampuan Coutinho boleh jadi masih luar biasa. Dia dianggap bisa tampil reguler di beberapa klub besar Premier League atau liga top lainnya. Hanya, Coutinho memang tidak cocok dengan Barcelona.

Semasa membela Liverpool, Coutinho bebas bergerak di wilayah sepertiga akhir. Dia doyan mengisi ruang kosong di belakang striker. Pada posisi inilah permainan Coutinho mencapai puncaknya.

Sayangnya, Coutinho tak bisa melakukan hal serupa di Barcelona. Selama ada Lionel Messi, Coutinho hanya akan jadi pemain yang terpinggirkan. Dia lebih sering bermain di posisi penyerang sayap.

Barcelona mengeluarkan 142 juta euro untuk Coutinho usai bernegosiasi alot dengan Liverpool. Namun, pemain yang diperjuangkan itu hanya bisa mencetak 21 gol dan 11 assists. Kekecewaan Barcelona dapat dipahami, melepas Coutiho ke Bayern jadi pilihan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *